Ikut-ikutan Bikin Kaleidoskop-Blog

December 30th, 2007

Atas ajakannya cak Alief untuk membuat Kaleidoskop-BlogTM, akhirnya saya pun memutuskan untuk ikut-ikutan juga.  Tidak ada salahnya kan?  Kalau dipikir-pikir, lumayan juga, untuk flashback
dan evaluasi lagi mengenai tulisan-tulisan yang sudah dibuat dalam
setahun ini. Tulisan-tulisan yang di-review adalah seluruh tulisan yang
dimuat di sini, di sini dan di sini.
Meskipun, sebetulnya ke-3 blog tersebut isinya sama saja. Mungkin juga
sedikit bercerita soal bagaimana ide-ide soal tulisan tersebut bisa
muncul. Sebenarnya, siapa yang peduli ya? Ya, saya sendiri…haha.

Januari 2007

Ada 2 tulisan yang saya buat di bulan ini.  “Segelas Teh Hangat
yang bercerita soal kesukaan saya minum teh, dan sebuah tulisan yang
bagi saya sendiri cukup menghabiskan energi juga ketika menulisnya,
yaitu “Cinta, Keimanan dan Kemerdekaan“.  Tulisan ini sebetulnya merupakan hasil perenungan saya setelah sebulan sebelumnya ramai berita soal “Polemik Poligami
yang dilakukan AA Gym, juga setelah mendengar rekaman penjelasan AA Gym
yang kemudian saya ‘konversi’ menjadi dua tulisan yang ternyata
menyebar ke seantero jagat blogger dan milis. Penjelasan AA Gym
tersebut bisa dibaca di sini dan di sini.

Februari 2007

Bulan ini diawali oleh sebuah tulisan yang saya beri judul “Pulpen“.
Idenya bermula dari curhat seorang teman yang menghadapi masalah dengan
mata kuliah filsafat yang diikutinya. Dan sebuah tulisan “Bergerak“,
yang sebenarnya saya tulis untuk memotivasi diri sendiri. Mungkin,
karena isinya yang sudah terlalu sering ditulis oleh orang lain, tidak
ada satu pun komentar yang masuk.

Tulisan ke-3 berjudul “Gak Mood“.
Bercerita tentang buku-buku yang saya beli dalam sebuah pameran buku.
Judulnya merupakan gambaran mood saya ketika datang ke pameran
tersebut, namun tetap membeli beberapa eksemplar buku. Disusul tulisan “Serius vs Santai
yang bercerita tentang kekhawatiran saya terhadap kondisi
tulisan-tulisan saya sebelumnya yang cenderung jadi lebih serius.
Padahal, awalnya tulisan-tulisan saya cenderung santai dan terkesan
kurang serius.

Maret 2007

Barangkali tulisan “Istiqamah KuadratTM
merupakan tulisan pertama saya yang bertema tentang manajemen diri.
Istiqamah Kuadrat adalah istilah yang saya pakai untuk menggambarkan
betapa sesungguhnya istiqamah/konisten itu sebuah hal yang sangat berat
untuk melakukannya. Terlebih bagi orang-orang yang pembosan seperti
saya. Tulisan selanjutnya adalah tulisan yang tidak terlalu penting, “Vote!!“.  Hanya sebuah ajakan untuk mengunjungi blog Kang Shodiq yang saat itu mengadakan lomba Pemilihan Top-Post Januari-Februari 2007.

Untuk pertama kalinya juga saya membuat tulisan berseri
yang bercerita tentang takdir. Tulisan berseri tersebut sebetulnya
sebuah tulisan yang saya bagi menjadi 3 bagian. Juga merupakan tulisan
kedua yang membahas tentang takdir, sesuatu yang seringkali menjadi
perdebatan, tapi saya coba tuliskan dalam bentuk yang sangat sederhana.

April 2007

Bulan April barangkali merupakan bulan Fotografi, karena 2 tulisan yang saya buat “Dasar Amatir!” dan “Iseng-iseng Berkreasi” berhubungan dengan pengalaman saya yang sedang belajar fotografi dan desain grafis di waktu luang.  Dua tulisan lainnya “Lagu Dalam Cerita” dan “Badai Pasti Berlalu” adalah tulisan-tulisan yang terinspirasi oleh beberapa lirik lagu.  Sementara itu, “Ganti Nomor HP? No Way
bercerita tentang ketidaksukaan saya terhadap ‘kelakuan’ orang-orang
disekitar saya yang seringkali gonta-ganti nomor HP dengan alasan lebih
murah. Sebab, bagi saya, nomor HP adalah sebuah identitas, sama halnya
dengan KTP. Sementara “Ayat Favorit” bercerita tentang ayat-ayat dalam Al-Quran yang menginspirasi saya.

Mei 2007

Alastu Birobbukum?
merupakan sebuah jawaban atas pertanyaan dari seorang teman berkaitan
dengan akidah Islam, tentunya sesuai dengan apa yang saya pahami. Sepi
komentar. Barangkali tulisan tentang ke-Ilahi-an kurang diminati?
Entahlah.

Blog Baru dan Buku Baru“,
dari judulnya saya sudah menggambarkan isinya. Ya, di tulisan tersebut
saya lagi-lagi bercerita tentang buku dan rencana pembuatan blog baru.
Sedangkan cerita launching blog katapengantar saya tuliskan di “Peresmian“.

Berita baik juga saya ceritakan di “Tersanjung” karena Kang Shodiq menilai bahwa saya termasuk penulis yang tidak membodohi pembaca.  Hal tersebut tentu saja meningkatkan motivasi saya untuk selalu menulis lagi…dan lagi.  Sementara “Nostalgia Islam dan Robin Hood
merupakan tulisan yang membahas tentang keterkaitan antara Islam dan
Robin Hood yang terdapat dalam film-film Robin Hood. Pada tulisan
tersebut, film yang menjadi contoh adalah Robin Hood versi Kevin
Costner. Bulan ini ditutup oleh 2 tulisan yang sangat tidak penting “Gak Jelas” dan “Today Minds

Juni 2007

Proyek Sangkuriang, Kaki Lima dan Nasib Kartu Undangan
adalah sebuah tulisan yang menceritakan salah satu fase dimana saya
menjalani hari-hari yang cukup melelahkan, namun cukup membahagiakan
hati saya. Sebuah fase dimana saya mendapatkan pengalaman baru dalam
hal bekerja.

Nostalgia SMA: Catatan Menjelang Reuni Akbar SMA Negeri 3 Bogor, part 1“,
tadinya ingin menulis lagi cerita berseri. Sayangnya, untuk part 2-nya
saya malas sekali menulisnya. Mungkin lain kali saya lanjutkan, sedang
malas mengingat-ingat memori masa lalu…Halah! Sesuai judulnya, tulisan
tersebut merupakan catatan yang berasal dari memori masa SMA dulu.
Sayangnya, saya sendiri tidak bisa hadir dalam Reuni Akbar tersebut.

Badai vs Badai
merupakan penilaian subjektif saya terhadap dua versi album “Badai
Pasti Berlalu” yang fenomenal itu. Dua buah album yang saya bandingkan
adalah garapan Erwin Gutawa dan garapan Andi Rianto. Sayangnya, saya
belum pernah mendengar versi aslinya.

Sementara “Coming Soon” hanya berisi pengumuman bahwa saya sudah memiliki domain sendiri, donnyreza.net.
Alasan saya memilih .net karena rasanya lebih asyik saja mendengarnya,
dan mungkin ada hubungannya juga dengan keinginan saya untuk menjadi
salah seorang network engineer yang handal  )

Juli 2007

Menghasilkan 2 buah tulisan tidak penting “Too Bad, So Sad” dan “Heran Deh…“.  Sebuah tulisan refleksi “Belajar dari Ilalang” yang tidak dapat komentar satu pun.  Dan “Blog Adventure
yang bercerita tentang apa, siapa dan bagaimana ceritanya saya bisa
‘tersesat’ di dunia blog. Juga sebagai apresiasi saya terhadap
penulis-penulis yang namanya tercantum di situ.

Camera and Me
adalah tulisan yang menceritakan pengalaman saya berinteraksi dengan
beberapa merk kamera digital. Termasuk juga testimoni subjektif saya
terhadap kamera-kamera yang saya gunakan tersebut.

Perkenalan saya dengan Goodreads, mengantarkan saya untuk menulis “Peliharaan Baru
yang ternyata tidak terpelihara sama sekali. Tulisan terakhir di bulan
ini bercerita tentang musim kawin yang menyebabkan saya bingung karena
terjadinya beberapa jadwal undangan yang bentrok. Kata “Bagooossss” terlontar begitu saja dari mulut saya setiap kali mendapati jadwal undangan nikah yang bentrok tersebut.

Agustus 2007

Semakin Berantakan“,
lagi-lagi bercerita tentang buku-buku baru yang imbasnya membuat kamar
saya semakin berantakan. Tanpa kehadiran buku saja, kamar saya sudah
cukup berantakan, dengan banyaknya buku…semakin berantakan.

Pengalaman menulis sebuah artikel yang sistematis, serius dan ilmiah saya tuliskan di “Menanti Terwujudnya Sebuah Impian“.
Berawal dari ajakan Kang Shodiq untuk mengisi tulisan dalam sebuah buku
yang, beritanya saat ini, sedang mengantri diterbitkan. Sebuah
pengalaman yang menguras energi, tapi mengasyikan.

Freeze” hanya menuliskan tentang lintasan pikiran terkait seluruh blog yang saya miliki.

September 2007

Penting, Kurang Penting, Tidak Penting” bercerita tentang quote dalam sebuah film.  Juga bercerita tentang bergabungnya saya dengan kronologger.  Tulisan yang tidak terlalu penting juga.

6 Pernikahan
adalah sebuah cerita perjalanan saya dalam menghadiri
pernikahan-pernikahan yang terjadi di luar kota Bandung dan terjadi
secara beruntun. Sebuah pengalaman berharga juga.

Setelah mendengar sebuah kabar buruk, saya kemudian berusaha menyemangati diri dalam “Self Motivation“, tapi setelah dibaca lagi, bukannya memotivasi, malah menjatuhkan p  “Percik-percik Pikiran
yang muncul ketika itu langsung saya tuliskan, memuat juga syair lagu
dari Iwan Fals sebagai pengingat tentang bagaimana seharusnya menjalani
hidup.

Tawaran untuk menjadi tenaga outsource di tempat teman saya bekerja, termasuk juga persiapannya saya ceritakan dalam “Work-Tour de Sumatera“.  Sebuah kesempatan yang saya anggap sebagai hadiah ulang tahun karena tawaran tersebut datang menjelang “8 September 2007“,
hari dimana umur saya mencapai seperempat abad. Sayangnya, karena
kemalasan saya juga, cerita tentang work-tour yang menghabiskan waktu
selama sebulan ramadhan penuh itu belum bisa saya sajikan di blog ini.

Oktober 2007

Ngelemesin Jari” merupakan tulisan pertama pasca-worktour
yang melelahkan. Sebulan di perjalanan sebetulnya banyak menghasilkan
ide-ide bagus untuk sebuah tulisan. Sayangnya, karena saya malas
menulis dengan tangan, sementara itu ketika tour tersebut tidak membawa
komputer atau laptop, maka ide-ide tersebut kembali menguap.

Keikutsertaan mengikuti acara PestaBlogger membuat saya merasa perlu untuk menuliskan persiapan saya untuk mengikuti moment tersebut.  Memberi judul “Pesta Blogger, Pesta Orang-orang Besar
sebetulnya agak berlebihan juga. Sayangnya, bagaimana berlangsungnya
acara, atau apa saja yang terjadi ketika saya mengikuti acara tersebut,
tidak saya tuliskan. Sudah banyak yang membahasnya. Biasa lah…maunya
beda. Hehe.

Lebaran yang Lucu
adalah pengalaman spiritual saya dan keluarga saya menjalani lebaran
yang berantakan. Berantakan dalam arti yang sesungguhnya. Akan tetapi,
dari kejadian tersebut, saya bisa memahami makna perbedaan dan
menghormati perbedaan yang sesungguhnya.

November 2007

Bulan ini merupakan salah satu bulan dimana saya cukup
produktif menulis.  Tentunya untuk ukuran saya sendiri.  Selain itu,
tulisan-tulisan yang muncul di bulan ini juga cukup ‘menarik’.

Awal November diawali sebuah tulisan yang sangat ringan tapi juga
cukup provokatif karena ‘menyinggung’ wanita.  Untungnya tidak ada yang
marah.  Judulnya pun cukup provokatif “Karena Wanita Ingin Dimarahi“, meskipun tidak terlalu menghebohkan.  Padahal, tulisan tersebut sebetulnya hanya curhatan saya saja.

Tulisan lain tentang buku, “Tambah Katalog“.
Hanya bercerita tentang mengapa saya membeli buku-buku tersebut.  Di
Bulan ini juga untuk pertama kalinya saya bergabung dengan komunitas
Bandung High-Tech Valley (BHTV) yang digawangi oleh Budi Raharjo dan beberapa praktisi IT di Bandung.  Keikutsertaan saya dalam acara pertemuan itu menghasilkan “Cerita dari BHTV Gathering“.

Tulisan ‘provokatif’ lainnya “Purnama, Shaum dan Simbol Romantisme
merupakan hasil yang saya rangkum dari sebuah diskusi dengan beberapa
sahabat saya.  Bagi saya diskusi tersebut menarik, karena selain
ilmiah, juga bisa meningkatkan keimanan seseorang terhadap Islam.
Ditambah lagi karena berhubungan dengan salah satu ‘kegemaran’ manusia
pada umumnya, sex.

Salah satu kebiasaan saya juga melakukan identifikasi terhadap permasalahan yang menjadi ancaman dalam diri saya.  “Bakat Terpendam: Jadi Psikopat!!
merupakan salah satu hasil identifikasi tersebut.  Betapa sesungguhnya
dalam diri manusia tersimpan potensi yang sangat berbahaya jika tidak
dikendalikan.

Pengalaman bertemu dengan pengemis dan berdasarkan pengalaman orang lain juga saya tuangkan dalam “Mau Kaya? Ngemis Aja!!“.
Barangkali tulisan tersebut juga berisi kemarahan saya.  Hanya saja
kemarahan tersebut berujung menjadi sebuah keprihatinan saya terhadap
kondisi pengemis di sekitar kita.  Sementara itu, anak-anak jalanan
yang nasibnya lebih memprihatinkan saya ceritakan di “Mengaji Yes, Teler OK!“.

Kerinduan saya terhadap permainan cantik tim nasional sepak bola Belanda saya sajikan dalam “Total Football, Where Are You?“.
Setelah diposting saya merasa judulnya aneh dan salah. :))  Setelah
sekian lama tidak berpuisi ria, saya mencoba untuk menulis puisi lagi.
Hasilnya…? ‘Dangdut’ banget!! -D Judulnya pun norak abis…”Kamana Atuh, Cinta?“. Tapi tema cinta juga membuat saya tergerak untuk lebih mengangkat salah satu cerita kebanggaan orang Sunda dalam “The Most Inspiring Love Story: Kabayan and Iteung“.

Desember 2007

Akhirnya, sampai juga di bulan terakhir tahun 2007.  Di
bulan ini, banyak dilahirkan wanita yang saya kenal.  Beberapa
merupakan wanita-wanita yang sangat penting bagi saya.  Sebagai
penghargaan kepada mereka, saya persembahkan “Wanita-wanita Tangguh“, meskipun saya merasa tulisan tersebut juga kurang greget.

Bercerita tentang hal-hal kecil yang biasa saya lakukan merupakan
salah satu tema yang sebetulnya cukup mendominasi blog saya.  “Dunia di Pinggir Lapang
adalah dunia di mana saya bisa melakukan salah satu hal kecil, tapi
sesungguhnya cukup penting juga.  Kontemplasi.  Hanya saja, menjadi
‘aneh’ ketika kontemplasi itu dilakukan di tengah keramaian manusia.

Entah gara-gara kebiasaan membaca buku, berlama-lama di depan
komputer, atau apa, yang pasti setelah melakukan tes mata dengan
komputer, mata saya dinyatakan “Minus“.
  Akan tetapi, saya malah tidak terlalu peduli, karena saya merasa mata
saya masih baik-baik saja.  Harapannya sih memang baik-baik saja.

Keprihatinan dan kemarahan saya terhadap mereka yang mempercayai “Mitos Sialan” juga saya tuangkan di blog ini.  Alhamdulillah,
cukup banyak respon juga.  Sebagian besar respon yang saya dapatkan
juga menyetujui apa yang saya tulis dan seluruh responden juga
merasakan keprihatinan yang sama dengan saya.

Dunia tulisan terkadang tidak mencerminkan bagaimana seorang penulis tersebut sesungguhnya.  Saya pernah begitu “Sok Bijak
ketika memberikan komentar.  Dan ketika membaca lagi isi komentar
tersebut, saya merasa kagum sendiri bisa menulis komentar yang semacam
itu.

Menjadi orang yang baik adalah impian setiap orang.  Ketika kita melakukan hal-hal yang baik, kita akan merasa “Rindu Sekali
apabila kebaikan-kebaikan yang pernah lakukan terhenti.  Begitu juga
dengan yang saya rasakan.  Sangat berbeda jika kita melakukan hal-hal
buruk, tidak pernah sekalipun kita merasakan kerinduan.

Pengalaman berqurban tahun ini juga saya ceritakan dalam “Idul Adha 1428 H: Sebuah Catatan“.
Salah satu alasan mengapa saya menuliskan pengalaman tersebut
sesungguhnya adalah agar semakin banyak yang berqurban.  Terutama
orang-orang terdekat dengan saya.  Selain itu juga sebagai pengingat
bahwa sesungguhnya berqurban tidak berat jika kita mau mengusahakannya.

Tulisan terakhir di Tahun 2007 adalah tulisan ini.  Bertepatan
dengan 31 Desember 2007, penutup tahun.  Sebuah takdir yang tidak saya
rencanakan.  Total tulisan yang saya buat di Tahun 2007 adalah sekitar
70 tulisan, karena tidak semua tulisan saya masukan ke dalam
kaleidoskop ini.  Tahun 2008 saya mengejar target 100 tulisan.
Inginnya bisa menulis setiap hari, tapi seringnya malas menghampiri
saya di setiap saat.

Ada beberapa hal yang harus diperbaiki dalam tulisan-tulisan saya. 
Pertama, soal kualitas yang cenderung menurun.  Kedua, soal spesifikasi
tulisan.  Sampai saat ini, saya belum memiliki tema ‘jagoan’ untuk saya
jadikan ciri khas blog atau tulisan-tulisan saya.  Ironisnya, sebagai
orang IT, tidak satu pun tulisan yang berhubungan dengan dunia
ke-IT-an.  Kurang mengalir saja ide-idenya.  Juga menyangkut materi
yang belum saya kuasai, jadinya kurang PD juga.  Ketiga, sudah saatnya
saya mencoba untuk menulis cerpen.  Belum pernah sekali pun.  Yah,
jadinya malah nulis resolusi blog 2008 sih? -d

C 1 H 3 U L 4 17 6. 311207. 06.00

Bye, bye, 2007!!




One Response to “Ikut-ikutan Bikin Kaleidoskop-Blog”

  1.   Catur on December 30, 2007 8:46 pm

    PERTAMAX…

    Don enggak ada kaleidoskop yg ngebahas orang- orang yg pernah comment di blog lu?????

    *NGAREP mode on

Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind