Blog Adventure
Orang yang satu ini
memang aneh…sementara saya masih dalam tahap ‘memikirkan’ untuk
mencetak tulisan-tulisan dalam blog ini, dia sudah melakukannya dan
‘menyebarkan’ versi cetak dari blog ini ke teman-temannya. Dan katanya,
berhasil menginspirasi orang lain. Walah…! Selain itu, belum lama
ini, dia bermimpi…suatu ketika dia main ke gramedia dan mendapatkan
beberapa buku bertuliskan nama saya sebagai penulis.
Huahahaha…Ammmiiinnnn!! Saya saja belum pernah punya mimpi seperti
itu dalam tidur saya. Katanya pula, saya adalah salah satu penulis yang
dikaguminya selain Andrea Hirata. Well, i’m speechless.
Duh, udah mulai nggak enak nih hidung…Heuheuheu. Dia juga yang pernah
mengoreksi tulisan saya habis-habisan, sehingga bentuk tulisan saya
jadi ‘lebih enak’ dibaca, katanya. Hal yang sama juga pernah dilakukan
oleh orang ini dan ini, masihkah? Meskipun tanpa mimpi ke gramedia serta nggak pake acara koreksi tulisan dan kagum-kaguman segala…hihihi.
Saya
tidak bermaksud bernarsis-narsis ria di sini…hmm, okelah,
sedikit…boleh kan? Hihihi…Hanya saja saya selalu heran sekaligus
kagum terhadap efek dari sebuah tulisan kepada orang lain. Awal mula
saya memutuskan untuk nge-blog juga berawal dari kekaguman saya
terhadap para penulis dari komunitas Aksara Salman. Dan kekaguman saya
berawal dari tulisan-tulisan yang ada di buletin Jum’atan, Kronika,
sekarang sudah berubah nama menjadi Iqra. Saya pun mengoleksi buletin
tersebut tiap Jum’at. Diam-diam saya mengagumi sekaligus ‘ngefans’ dan
iri terhadap para penulisnya, meskipun tidak pernah bertemu muka sekali
pun. Dari situ, saya merasakan ‘kedekatan emosi’ dengan
penulis-penulisnya. Terus terang, saya sempat penasaran…"seperti apa
sih mereka?" Bahkan, saya diam-diam menghadiri acara pernikahan salah
satu penulisnya di Masjid Salman, Ramadhan tahun lalu. Itu pun karena
saya mengetahui ‘undangannya’ dari blog penulisnya.
Bermula dari kesukaan ‘adik asuh‘ saya di Birama baca-baca blog orang lain, saya mendapati nama-nama Rakhmita Akhsayanti, Yuti Ariani, Sari Alessandra, Warastuti, Ulfah Mardiah
dan nama-nama lainnya di salah satu blog. Nama-nama tersebut adalah
para penulis yang saya ‘kagumi’ itu. Lho, kok perempuan semua? Seingat
saya, mereka lah yang paling sering menyumbang tulisan di Kronika
ketika itu. Saya pun baru mulai nge-blog waktu itu, posting
tulisan-tulisan nggak jelas. Sejak saat itu, saya pun jadi rajin
memantau tulisan-tulisan mereka, sesekali memberi komentar khas saya
yang nggak jelas juga…hehehe. Meskipun saya belum pernah sampai
menyimpan tulisan-tulisan blog mereka apalagi mencetaknya. Dari blog
mereka juga blog-adventure saya terhadap blog-blog ‘bagus’ lainnya
dimulai.
Adapun yang
menarik perhatian saya adalah gaya tulisan mereka yang ‘nyastra’
sekaligus ‘intelek’, pun pilihan kata dan diksi yang digunakan. Entah
karena mereka perempuan semua atau sudah lama menulis, yang jelas
semuanya para pelahap buku, ITB banget lah…:D Sebuah bukti lagi bahwa
kemampuan menulis berbanding lurus dengan kesukaan membaca buku.
Bandingkan dengan saya yang membaca buku hanya kalau ingat dan saat
susah tidur saja…:)) Wajar jika kemudian saya seringkali merasakan
kemandegan dalam menulis karena kehabisan bahan, plus gaya bahasa dan
diksi yang begitu-begitu saja. Kalau mereka mau, tulisan-tulisan mereka
bisa saja dikumpulkan dan dijadikan sebuah buku, entah perorangan atau
satu kelompok, kemudian tawarkan kepada penerbit. Insya Allah, bisa
tembus. Kalaupun tidak, cetak sendiri dan edarkan atau pasarkan
sendiri. Be Independent? Why not?
Jika
ada yang harus diterimakasihi, mungkin mereka yang layak
mendapatkannya. Dari mereka saya belajar tentang ‘indahnya’ dan luar
biasanya sebuah tulisan, meskipun sederhana. Dan dari mereka juga saya
belajar bahwa seorang guru pun tidak mesti orang-orang yang terkenal
atau luar biasa. Bisa jadi, dari orang-orang yang tidak terkenal dan
sangat biasa itulah kita belajar lebih banyak. Dan kepada mereka…saya
masih saja iri.
S 3 K 3 L 0 4. 170707. 5:34.
Refleksi |One Response to “Blog Adventure”
Leave a Reply
Entah seberapa anehnya daku sampe daku bisa-bisanya mengagumi tulisan-tulisan seorang aneh seperti dirimu :p
Inget ya kalo nikah ngasih surat undangan ke daku, jangan lewat SMS atau lisan :p