Dasar Amatir!

April 25th, 2007

Ya, ‘umpatan’ itulah yang pantas saya dapatkan. Dasar Amatir! Beberapa
saat lalu, Alhamdulillah, ada orang baik yang mau ngasih pinjem kamera,
Opie. Merk kameranya Nikon F65, SLR, masih analog, artinya masih pake
film. Fasilitasnya lumayan lengkap, bisa Auto Focus
atau manual. Itu hanya sedikit dari seluruh fasilitas yang ada. Kata
yang punya, kamera itu mau dijual, harganya 1,6 juta. Dia belinya belum
lama, jadi kondisinya masih 90-95%. Ada yang berminat?

Kesempatan
bagus itu tidak saya lewatkan begitu saja, tidak tanggung-tanggung,
saya langsung beli 3 roll film untuk memuaskan hobi fotografi saya. Dua
roll berwarna, satu roll hitam putih. Jika dibandingkan dengan kamera
digital, menggunakan kamera analog jauh lebih seru. Seni-nya lebih
terasa. Kalau menggunakan kamera digital, kita tidak dibatasi oleh
jumlah film, kalau ada hasil yang jelek pun bisa langsung kalihatan
hasilnya dan bisa dihapus. Sementara kalau menggunakan kamera analog,
kita harus mikir dulu sebelum mengambil suatu objek. Sehingga, jika
terjadi kegagalan, kita harus menunggu film dicetak dulu untuk
melakukan analisa. Objek yang diambil pun harus benar-benar bagus.
Selain itu, penggunaan teknik-teknik fotografi benar-benar terpakai
ketika menggunakan kamera analog. Disinilah serunya, disinilah
tantangannya.

Nah, masalahnya, saya belum menguasai teknik
fotografi yang baik dan benar, ditambah saya lupa lagi dengan
teknik-teknik yang pernah diajarkan, maklum sudah lumayan lama tidak
pernah pakai kamera SLR. Sehingga, setelah film tersebut dicetak, 40%
gagal! Menyedihkan, bukan? Lebih parah lagi, justru yang gagal itu
adalah objek-objek yang sangat menarik kalau teknik yang saya gunakan
benar. Dari hasil cetakan yang sudah ada, ternyata saya masih lemah
ketika mengambil objek bergerak dan dalam ruangan. Namun, ada juga
beberapa foto yang hasilnya bagus, padahal tidak sengaja atau malah
tanpa teknik, asal jepret saja. Sebagian besar foto saya ambil tanpa
blitz (flash), itu juga yang menyebabkan sebagian foto gagal, saya
harus belajar lebih banyak lagi untuk itu.

Berikut ini index print
dari 2 roll film yang sudah saya cetak, klik pada gambar untuk melihat
ukuran yang lebih besar, untuk yang hitam putih menyusul. Lagi bokek
saudara-saudara…Huahuahua.


klise 1


klise 2

S 3 k 3 l 0 4. 250407. 22.10.




3 Responses to “Dasar Amatir!”

  1.   Catur on April 25, 2007 9:17 am

    Don, foto dong sayah, ingin menyalurkan bakat terpendam jadi potomodel neh, wkakakka..ancuuur

    Don urang baheula meuli kamera nu ecek2 di fujifilm (anu meuli kamera bonus 4 roll pilem) aya bonus tips n trik memotret, urang ikutin tips eta, angger weh hasilna bangkar, heehehehe urang mah teu jago moto, jagona dipoto :P

  2.   'tOfaN' on April 26, 2007 1:07 am

    focus dong kang dodol..diafragmanya diatur juga..zoomnya tuh kegedean..pan kanan kang…haduwh..gimana sih..!!
    Hehehe..:D

  3.   Donny on April 26, 2007 3:53 am

    @catur : kamera poket tea nya tur? ;)) sabenerna bisa wae sih alus ku nu geus jago mah, eta mah nu nyekel na weh bangkar oge meuren…:p

    @tofan : Yeee, diafragma sih dah diatur, lagian nggak pake zoom :p

Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind