Fun Jogging

July 16th, 2006

Mau tahu cara lari/jogging yang baik, benar dan fun menurut saya…?
Setelah puluhan kali melakukan jogging di beberapa tempat jogging,
Sabuga, Gasibu (Bandung), Kebun Raya, Sempur dan Stadion Padjadjaran
(Bogor) juga ketika jogging ketika SMA, saya menemukan teknik jogging
yang nyaman dan efektif buat saya secara alami ketika SMA dulu. Jika
pada awalnya saya tidak kuat lari, atau gampang capek, setelah beberapa
kali bereksperimen dengan pernafasan juga dengn cara berlari, akhirnya
saya bisa juga berlari sampai, untuk saat ini, setengah jam. Cuma
setengah jam..? Ya, cuma segitu, soalnya kesanggupan lari tergantung
seberapa sering latihan…sementara saya cuma berlari minimal seminggu
sekali bahkan pernah cuma sebulan sekali. Tapi kalau dilatih secara
rutin, teman saya pernah sampai 40 keliling lapangan Gasibu.

Pertama,
buat nyaman diri kita! Pastikan kita tidak salah kostum ketika akan
berlari…terutama cewek, kalau cowok sih biasanya cuek…pernah lihat
cewek lari pagi pake Sepatu pesta..? Atau pake celana jins..? Atau
berdandan seperti mau belanja…? Saya sering!! Dan dalam hati, saya
sering juga "mengutuk"…"bade kamana atuh neng..? pesta ulang tahun mah sanes di lapangan…"..("mau
kemana, neng…? pesta ulang tahun itu bukan di lapangan….")…Jangan
memakai sepatu yang terlalu sempit! Dijamin, kaki kita bakalan
lecet-lecet. Untuk cewek, jangan terlalu seksi deh, kecuali kalian mau
jadi pusat perhatian, sebaiknya hindari pakaian yang
seksi-seksi…karena apa? Idealnya, cowok itu, kalau lari lebih cepat
daripada cewek, kalau ketika kalian lari, nggak ada yg menyusul kalian,
mesti curiga, coba lihat ke belakang…mungkin cowok-cowok itu sedang
bergerombol mengikuti kalian dan memperhatikan ke-seksi-an
kalian….hihihi…

Kedua, pasang musik di telinga kita. Entah
itu dari HP, MP3 Player, apa pun…asal jangan bawa radio ngikutin gaya
anak-anak Hip-hop…bukan apa-apa, berat!! Sebelum lari, setting musik
kita sesuai dengan kondisi jogging…jadi, yang semangat!! Selama lari,
fokuskan pada musik…dengarkan, nyanyikan, kalau perlu
praktekan…saran saya ketika lari, Lagu Sexy dari Kapten, cocok juga buat jadi pengiring ketika lari…kalau perlu ketika masuk reffrain…"Tangan di atas…goyangkan badan…semua teriak..."…Kita
praktikan sambil lari!! Dijamin, kita dianggap gila…heu heu
heu…hey, melihat orang lain jogging dengan pacar dan istrinya,
sementara kita sendiri, udah bisa membuat kita gila…jadi, kagok gelo,
sekalian aja….:p…Selain Lagu Sexy dari Kapten, Overture1928 dari Dream Theater, atau Maju tak Gentar…cocok
juga…kalau yang doyan nasyid, mungkin lagu-lagu dari Shoutul Harokah
atau Izzis bisa jiga dipakai…jangan pernah sekali-kali pasang lagu Tanpa Kekasihku-nya Agnes ketika kondisi seperti itu…makin nelangsa lo….!!! Apalagi pas bagian…"Apalah artinya hidup, tanpa kekasihku..."…wwaaaaahhh…jangan deh…baydewei, lagu itu kurang ajar banget ya..? coba perhatikan liriknya…"Dimanakah letak surga itu..? Biar kugantikan tempatmu denganku…"…Enak aja! Lu kira Surga gampang dapetinnya..? ..heu heu heu…

Atau,
coba juga yang ini, ketika lari…rentangkan tangan kita, kemudian
melarilah meliuk-liuk, dan keluarkan suara seperti pesawat
terbang…ngeeeeeenngggggggg…:p…saya pernah nyoba, tapi
tanpa…"ngeeengggg"…hehehehe…Asyik juga lo…

Cari lokasi
lari yang kondusif untuk lari…dulu, lapangan sempur Bogor, masih
kondusif sama seperti gasibu di Bandung, tapi saat ini sudah tidak
lagi, lebih mirip pasar daripada lapangan olahraga…makanya, saya
lebih memilih lari di Sabuga, meskipun harus bayar…selain itu,
cantik-cantik loh…hehehehe…huss..ya, siapa tahu kan, ketemu jodoh
di sana…? :p

Saat berlari, jangan bernafsu dengan berlari
cepat-cepat, kalau begitu, nanti belum satu putaran sudah
berhenti…pelan-pelan saja, yang penting konstan, disiplin…atur
nafas juga agar bisa bernafas secara konstan ketika lari…kalau sejak
awal nafas kita pendek-pendek, usahakan seperti itu terus sepanjang
kita lari..kalau panjang-pendek…seperti itu…sekali lagi, konstan!!
Biasanya, di putaran pertama, belum apa-apa kaki sudah terasa
lemas…tapi, jangan berhenti, lanjutkan terus…sampai kita merasakan
kondisi dimana rasa lemas itu hilang…rasa lemas itu akan muncul lagi,
ketika kita memang sudah benar-benar kelelahan…maka, saat itulah
saatnya kita berhenti berlari…Ngobrol ketika lari, tidak saya
anjurkan, sebab saat itu nafas kita menjadi tidak stabil, biasanya
malah bikin nafas kita sesak…

Setelah selesai berlari, jangan
langsung duduk atau berhenti apalagi minum…saat itu, nafas kita
sangat tidak stabil…jadi sebaiknya, jalan kaki dulu 1-2 putaran,
pendinginan…sampai nafas kita terasa normal lagi…saya anjurkan
musik-nya juga disesuaikan, sesuai dengan kondisi pendinginan…kalau
saya biasanya pake musik2 instrumental, seperti lagu Wanita (Dewa Budjana), atau lagu instrumental Selamat Tidur, Sayang (Gigi)…apalagi dibagian akhirnya ada sedikit nada-nada Cicak di Dinding…"Jomblo jomblo nggak laku, jalan-jalan sendiri, datang seorang cewek…plak…langsung digampar!!"..(nyanyiin pake nada cicak di dinding)…hihihii…

Sebetulnya,
alasan saya menyarankan untuk fokus pada musik, karena dengan fokus
pada musik, bisa mengalihkan perhatian dari rasa lelah…saya sering
kali lupa dengan kondisi lelah tersebut ketika berlari…karena saya
sambil menyanyi juga…bahkan kadang-kadang tangan saya mengikuti
nada-nada dari gitar atau keyboard pada lagu yang terdengar…pernah
juga, langkah kaki saya disesuaikan dengan ketukan drum…asyik deh,
kalau buat saya sihhh…nggak tau juga kalau orang lain…Tidak terasa,
6 - 7 lagu berdurasi 5 menit bisa selesai…tapi, ketika kondisi kita
sudah sangat lelah..biasanya kita juga tersadar kembali, bahwa sudah
saatnya untuk berhenti. Maka, berhentilah….

————————————–
"Sudah, berhenti…sudah cukup…"
"Tidak, aku masih bisa berlari…satu putaran lagi…ayo, jangan menyerah…"

"Ini sudah satu putaran, saatnya berhenti…"
"Tidak, satu putaran lagi saja…aku masih sanggup kok…"

"Sudah satu putaran lagi…jangan paksa aku lagi…aku sudah lelah…"
"Ayolah, hanya satu putaran lagi….ok?"
"Baiklah, satu putaran lagi…."

"Cukup, ini putaran terakhir…aku sudah tidak sanggup lagi…sudah saatnya kita berhenti…"
"Hmmm…Baiklah, meskipun sebenarnya aku masih ingin berlari…"
"Aku tahu, tapi aku sudah tidak sanggup lagi untuk berlari terus…ada saatnya kita harus berhenti…"

Hanya lintasan-lintasan "pembicaraan" dalam hati ketika berlari…
————————————–
S3K3L04. 20:37. 160706.




2 Responses to “Fun Jogging”

  1.   Agus on July 16, 2006 7:59 pm

    hauhauhauhuaha…..

  2.   Catur on July 17, 2006 8:19 am

    Don kalo lagi jogging, yang paling penting,

    1. Pake Baju, masak mau lari telanjang tar dikira orang gila

    don kalo di bogor larinya di kebon raya bogor, dibelakangnya pake rusa, biar cepet larinya

    kalo saya, kalo lagi lari, pasang lagu MARS UNIKOM, dijamin SEMAGAT membara

Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind