Psycho
Dua hari terakhir, termasuk ketika saya menulis blog ini, perasaan saya kok aneh begini ya..? Resah, Gelisah, Marah, Dendam, Putus asa, Risau, Benci, Kecewa…entah marah terhadap apa, entah putus asa terhadap apa, tak tahu juga apa yang saya risaukan. Benci pada diri sendiri, mungkin. Akibatnya, muncul pikiran2 keji yang membuat saya ngeri sendiri membayangkan kalau saya benar2 melakukan hal-hal yg muncul dalam pikiran saya itu.
Entahlah. Rasanya kok ada sisi lain dari diri saya yang muncul. Untungnya masih bisa saya kendalikan. Tapi, bahkan, hingga saat ini pun, perasaan-perasaan itu masih menguasai diri saya. Ada semacam "perang" dalam batin saya. Ngeri.
Mungkin, akumulasi dari berbagai macam kondisi dan kejadian, –entah saya terlibat didalamnya atau tidak–, yang membuat saya shock. Bahkan, kejadian-kejadian yang hanya saya ketahui dari koran, internet dan televisi belakangan ini. Juga informasi-informasi yang mengancam keimanan saya. Tiba-tiba saja, segalanya menjadi begitu suram.
Namun, ada yang membuat saya sadar juga. Dalam kondisi semacam itu, ternyata pikiran-pikiran "keji" itu bermunculan dengan sendirinya. Bahkan, kalau tidak terkendali, pikiran-pikiran itu bisa berubah menjadi aksi yang mengerikan. Dalam kasus saya, saya mencoba untuk berfikir jernih, juga menekannya dengan tidur. Meskipun ketika bangun dari tidur, perasaan dan pikiran itu masih ada, tapi tidak semengerikan sebelumnya. Bahkan, menjadi inspirasi tulisan ini…:D
Saya pikir, kalau kita korelasikan keadaan semacam itu, dengan kejadian-kejadian yang santer belakangan ini, antara lain kasus Ibu yang membunuh 3 anak kandungnya, kasus bunuh diri siswa yang tidak lulus UN, dan kasus-kasus kriminal lainnya, segalanya menjadi masuk akal. Bahkan untuk orang yang stabil sekalipun. Pada kasus yang terjadi pada saya, seingat saya, perasaan itu muncul setelah suatu kejadian yang "sedikit" membuat hati saya terluka (kecewa). Lalu, tiba2 segalanya berubah menjadi perasaan yang kacau balau. Berbagai perasaan negatif, semuanya tercampur disana. Saya seperti benar-benar sakit jiwa saja. Dan, mungkin, saya nampak seperti psychopat. Di dalam bergejolak, tetapi di luar tampak biasa-biasa saja, bahkan masih tersenyum dan tertawa, tapi pikiran-pikiran keji itu siap untuk "dilakukan" kapan saja. Bahkan, ketika berjalan pun "rencana-rencana" itu menguasai pikiran saya, sehingga membuat saya lupa akan tujuan saya, bahkan ketika di angkot, tempat pemberhentian saya terlewat beberapa meter, sebelum akhirnya saya sadar.
Sepertinya, kondisi kejiwaan saya memang sedang tidak stabil. Futur. Bahkan sujud-sujud yang saya lakukan sepertinya hanya sebuah ritual biasa yang tanpa makna saja. Entahlah. Semoga ini bisa berlalu sesegera mungkin. I Need Some Light. S.O.S. Rescue Me!!
P4DJ4DJ4124N Avenue, Bogor. 2148240606.
Refleksi |7 Responses to “Psycho”
Leave a Reply
lu harus baca buku harian gue don….
kapan bisa ketemu???kita bahas penyakit ini???he2x
lu akan tersenyum bacanya…..gak akan gue jelasin…krn ntar jadi opini publik
Assalamu’allaikum, futur… emang gitu, seyeem… Klo ga bener2 menanganinya bisa2 kita berbuat yang ga bener, aneh2. Contohnya kamu lupa harus berhenti dimana pas lagi di angkot, dah ga sadar ma diri sendiri, aq juga sering ngalamin entu he3. Tp sekarang gimana caranya ga keterusan, aq juga dalam proses niy, sholat skrg kok rasanya seperti sekedar ritual semata, ga berasa tenang abis sholat. KECEWA, emang kata itu yang bikin hati kita jadi sakit, kotor. Klo udah begitu, tau kan gimana sterusnya, apa pun bisa terjadi, karena dengan hati yang kotor itu gimana iman mo menuntun akhlak kita. Aq pribadi coba mendekatkan diri lagi ke Alloh, sholat2nya gimana selama ini,saumnya,sunah2nya dijalanin ga,ngajinya…dll Afwan klo kata2nya ngelantur, maklum dah malem,ngantuk ^_^(0:13 WIB). Afwan lagi ga bisa ngasih solusi apa2, yang ada malah aq nambah2in masalah aja niy, berbagi…insyaAlloh. Smg cepet teratasi kegalauan hatinya…Doakan aq juga yaa Syukron, wass
Akhi, ana belum pasti, apakah permasalahannya futur atau sekedar gejolak jiwa yang bisa seperti menghantui.. atau gejala depresi ataupun tense (gusar), Allahu a’lam. Tapi mungkin, kalau memang belum, ada baiknya cerita2 dengan orang lain (minimal yg dekat dan dipercaya) tentang masalah ini (selain di internet ini). Ana akui juga memang yang disaksikan di media2 yg akhi sebut mengerikan.
Untuk jaga2, depresi ataupun tense (gusar) bisa jadi karena terlalu sering sendiri dan lebih cenderung mengucilkan diri. Menyendiri memang dianjurkan, tapi ada saatnya. Nah ini mungkin bisa silaturrahim, telepon atau datang ke rumah orang lain yang kita biasa bergaul dengannya, dan lebih bagus lagi sambil sharing. Karena kalau minimal diungkapin dengan lisan, bisa lebih lega insya Allah hatinya. Usahakan nggak perlu malu, karena memang mungkin di sini dan saat ini itu kekurangan kita, mungkin lain kali kita bisa membantu teman kita itu atau orang yang lain lagi. Kalau sama dekat yang dekat sama dipercaya kan lebih bisa lebih terbuka biasanya.
Terus bisa juga karena gizi kurang seimbang, mungkin makannya lebih bergizi. Bisa juga diatasi dengan olah raga, dalam arti yang akhi sukai, karena olah raga (olah raga di sini termasuk dengan unsur ‘fun’nya) bukan cuma untuk fisik, tapi untuk jiwa. Tapi mungkin kadang2 kalau orang olah raga suka khilaf, jadi mungkin dicoba diminimalisir seenggaknya dampak buruknya.
Atau mungkin bangun pagi dan jalan2 keluar pagi2. Mungkin itu hikmahnya sholat subuh ya akhi, tapi emang kalau sholat subuh enak dan kita nggak tidur lagi setelah itu, apalagi ditambah sama dzikir atau tilawah, insya Allah hari lebih cerah (afwan yang ini bukannya ana mengira akhi kurang bangun pagi, tapi siapa tahu minimal bisa direnungi aja hikmahnya).
Afwan akhi, mungkin kurang komprehensif, tapi ini sekedar sedikit masukan dari sesama.
Oya, mungkin dg sharing di internet kita bisa sedikit lebih berbagi, tapi mungkin kalau sharing di darat bisa lebih seru karena bisa sambil dialog.
Semoga cepat selesai ya akhi, sambil berdoa n ikhtiar :-)Amin.
Terima kasih untuk tanggapan2nya…masukan yang sangat berharga…
Hi3… jadi inget 2bln yg lalu, dikasi saran temen.
“Obat futur Anti tu, SMS (Solusi Menikah Secepatnya)…”.
Zwing…Zwing..Gubrak!!!Aq cuma nyengir aja.Ah, ada2 aja.:P Eit, tp kali2 aja saran itu cocok bwt sikon u skrg.hi3…
Warna-warni hati……….
Saat saat yang melelahkan dalam hidup
Ketika diri tak mampu memutuskan
Terbelenggu kabut Jingga,Gelap dan samar
Terlihat Jingga namun terkadang terasa gelap
Memberi kecup manis meski kadang duri tajam
menyakitkan…
Apakah Einstein mampu memformulasikan rasa ini
dalam sebuah persamaan..??
Dan mampu mendeskripsikan dengan lugas:”Apakah ini?”
Ataukah ini selalu menjadi bayang nan samar
Jika ini adalah sebuah keindahan mengapa menyiksa
dengan kegelisahan
Jika ini adalah penderitaan mengapa membakar
smangat untuk memberi dan berkorban
Dan berjuang untuk mendapat apa yang diinginkan
Yang diinginkan..
Suatu saat dia duduk disamping
Membawa secangkir kopi..
Padaku yang sedang menatap langit malam
dan mencari rahasia diantara bintang-bintang
Membawa seuntai senyum yang meluruskan untaian
pikirku yang kusut karna terlalu lama berbasuh
pada hasrat pencarian hakikat semesta
Mungkinkah dia akan duduk disampingku dan
mengatakan:”Bersabarlah…”
Dengan terseyum manis dia melanjutkan:”Keteguhan
haimu adalah kunci yang akan membuka misteri
semesta yang selama ini kau cari….ketabahanmu
dalam mengarungi bintang dan menyusuri atomlah
yang akan membawa rahasia semesta dalam genggaman
tanganmu…dan pada saatnya nanti aku kan sangat
bahagia ketika kau membuka tirai pikiran manusia
dengan suara lantang mengatakan INILAH bukti bahwa
Tuhan ada dan berkuasa diatas segalanya…”
Maka Bersabarlah……Kau mengakhirinya dengan
kecup di keningku.Mendinginkan otaku yang lunglai
karna pencarian ini…
Aku ingin menatap langit malam
Dan mencari rahasia diantara bintang-bintang
Apakah hari itu akan ada..dalam alam nyata
Mungkinkah hanya menjadi bumbu bagi aku sang
pengkhayal dan pemimpi…
Saat rasa itu kembali menyergapku…
Melumpuhkanku hingga aku tak mampu berbuat apapun
Aku terlalu lemah untuk bisa mengusir bayangmu
yang menghantuiku dan mengambil alih sumsum hidup
dengan namamu yang merasuk dalam setiap degup
jantung dan aliran darah
Saat rasa itu kembali datang
Menyebar bibit rindu yang berbuah kegelisahan
Aku menjadi seonggok jasad yang tak berdaya
Hanya mampu berharap dan membiarkan harapan itu
menjadi impian yang menghantuiku siang dan malam
Mungkinkah saat itu tiba
Ketika kau duduk disampinku membawa segelas susu
sambil berkata:”Sudah saatnya peraduan menyambut
kehadiranmu dan tinggalkanlah sejenak langit malam
ini…esok kau kan bersua kembali dan langit malam
akan memberi jawab atas rahasia bintang bintang
kepadamu
Mungkinkah saat itu tiba
Ketika kau mendukung semua impianku
Mengokohkan tekadku
Menumbuhkan hasrat dan cita citaku
Dan kau menerima dengan lapang dada semua
idealisme dan apa yang ingin aku perjuangkan dalam
hidup yang singkat ini..
Saat kau menemuiku dan mengecup keningku sambil
berkata :”Beristirahatlah…”
Adakah yang sanggup melukiskan rasa ini JIka rasa
ini lebih berwarna warni dibanding pelangi..
Adakah yang mampu menjelaskan apakah ini…
Jika ini berarti sejuta rasa yang tak mampu kau
ucapkan
Adakah yang sanggup menjawab pertanyaan “Apa itu
Cinta..??
Ibuku..Ayahku..
Maafkan aku
Jika rasa ini membuat anakmu menjadi Gila
Tetapi biar aku bercinta dengan sang
waktu..menikmati hidup ini sambil memperjuangkan
apa yang kuinginkan
Aku tak akan jatuh hanya karna ini
Aku akan berusaha menjadi putra yang baik…putra
negara dan putra ibu pertiwi
Biarkan rasa ini menjadi sesuatu yang mewarnai
liku hidupku dalam meraih apa yang kuinginkan dan
engkau harapkan
Aku ingin menatap langit malam
dan mencari rahasia diantara bintang-bintang
Mungkin yang akan menemaniku adalah pekatnya malam
serta angin yang membawa senandung mimpi indah
pada peghuni bumi
Aku Sendiri….
Mencari rahasia keajaiban penciptaan Tuhan
Dan biarkan bidadari itu hanya menjadi hasratyang
tak pernah terucapkan lagi
Karna aku ingin kembali tetap mencari di sisa umurku
Mencari rahasia
Grand UnifieD Theory..Theory of Everythink
dan aku mampu menunjukan bhwa ada orang Indonesia
yang mampu meraih Nobel Fisika
:)….:)…..
( tenang..ini jg saduran kok dari temen…jadi artikan sendiri aja)