10 Movies
Seminggu ini, lagi keedanan nyewa dan nonton VCD…Ada 10 film, Hero (Jet Li), Cry Freedom (Denzel Washington), The True About Love (Jennifer L Hewit), Endless Love (Brooke Shield), The Final Cut (Robin Williams), The Sideways, Boy’s Don’t Cry, The Notebook (Ryan Gosling), Ella Enchanced dan Get Shorty (John Travolta)…
Kecuali Hero, semuanya khas Amerika…tapi ada 2 film yang lumayan tua…Cry Freedom dan Endless Love…
Saya cuma pengen komentarin 3 film aja…The Final Cut, The Notebook dan Hero…meskipun pengen juga ngomentarin semua…
The Final Cut :
Kebayang nggak kalo di otak kita ditanam benda yang bisa ngerekam seluruh kehidupan kita dan semua yang kita lakukan, lalu ketika kita meninggal, semua orang bisa menontonnya?? Ngeri kan? Mending kalau kita sadar, kita bisa "mengontrol" kehidupan kita…kalo tidak?? Mungkin di rekaman itu menggambarkan aib kita melulu.
Robin Williams, berperan sebagai Alan, bekerja sebagai seorang "Cutter" atau "Pemotong" rekaman tersebut. Syarat seorang "Cutter" adalah tidak boleh seorang yang memiliki "Implan", perekam yang dipasang di otak sejak masih janin. Hasil potongan tersebut, bisa ditonton oleh semua orang, sebagai sebuah "Testimoni hidup". Jadi, yang buruk-buruknya di buang. Durasi "testimoni" tersebut biasanya tidak lama, kurang dari 10 menit. Bayangkan!! Katakanlah, 65 tahun hidup, lalu dipotong jadi 10 menit, sebuah proses pemotongan yang menjemukan! Tapi, masalah timbul ketika Alan baru mengetahui bahwa ternyata dia pun seorang yang ditanami Implan diotaknya…selanjutnya…tonton aja!! Heu Heu Heu…
Saya cuma ngebayangin, bukankah nanti di akhirat juga seperti itu? Semua kehidupan kita "dipertontonkan"…ini nih gambaran si Donny waktu hidup dulu…Glek!! Dalam The Final Cut, masih bisa diseleksi apa yang mau ditonton, hanya si "Cutter" aja yang tahu semua…tapi di akhirat, semua dibeberkan!! Wuih…NGERI!! Satu-satunya harapan kita adalah ALLAH, The Real Cutter, supaya Dia tidak menampakkan aib-aib kita. Betapa malunya kita, kalau Dia menampakkan semuanya…Sanggup berada di tengah-tengah situasi seperti itu? Membayangkannya saja, saya sudah ketakutan!!
HERO :
Jalan ceritanya, menurut saya kurang bagus. Tapi, saya suka dengan teknik pengambilan gambar dan kamera nya…Keren! Artistik! Indah! Efek-nya, boleh juga! Cuma itu yang bisa dikomentari…
The Notebook :
Pernah nonton 50 First Date? Yang ini beda…Hehehe! Tapi, intinya, hampir sama, tentang suami yang bersabar terhadap istrinya yang kadang-kadang "Amnesia". Aduh, lupa lagi jalan ceritanya…tapi, yang menarik…bahwa ternyata, kisah cinta "Kakek" dan "Nenek" pun bisa dibuat sedemikian romantisnya…Kisah Cinta yang semua orang inginkan, Happily Ever After, sampai tua renta!
Indonesian Movie:
Awalnya, saya sempat optimis dengan kondisi perfilman Indonesia, sejak Petualangan Sherina dan AADC, tapi makin kesini, kok makin monoton sih…ceritanya tentang Cinta Remaja melulu…Mostly! Meskipun gak semua…Kiamat Sudah Dekat menurut saya adalah salah satu film yang "Cerdas", sayang kurang promosi, untungnya di sinetronnya sukses. Mengejar Matahari juga bagus. Yang lainnya, bagaimanapun jalan ceritanya, dan siapapun pemainnya, inti ceritanya…sama saja…Kisah Cinta remaja yang absurd! Terlebih-lebih Virgin, PLEASE DEH!!! BCG (Buruan Cekek Gue), saya memang nggak sempet nonton, tapi…murahan bener sih jadi orang?!
Jarang sekali di Indonesia ada film berdasarkan kisah nyata yang dikemas dengan sangat baik! Atau yang menyampaikan pesan moral kepada masyarakat kita, seperti Si Badung di awal 90-an. Film, belum digunakan sebagai sarana untuk pendidikan…mungkin para produser, sutradara dan pemainnya…takut rugi!!
DU, 291105…Maghrib
Film |Leave a Reply